Tetap Semangat Menjalankan Kegiatan Kemah Angkatan ke 34 Meskipun dalam Kondisi Hujan

 01 Desember 2023    Dibaca: 1122068 Pengunjung

pramuka

SMAN 7 Denpasar — Pada Jumat, 1 Desember sampai dengan Sabtu, 2 Desember 2023, telah dilaksanakan kegiatan Kemah Angkatan ke-34 di Bumi Perkemahan Wisma Nangun Kerthi oleh Dewan Ambalan Asmiswara Sisma yang diikuti oleh siswa-siswi kelas X SMA Negeri 7 Denpasar. Kemah Angkatan adalah kegiatan yang dilaksanakan secara wajib setiap tahun dan wajib pula diikuti oleh siswa-siswi kelas X SMA Negeri 7 Denpasar. Tujuan utama dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memenuhi nilai ekstrakurikuler pramuka wajib siswa. Di samping itu, melalui kegiatan ini, siswa-siswi kelas X diharapkan mampu menjadi pribadi yang mandiri, kompak, peduli lingkungan alam, kreatif, dan mampu menerapkan secara langsung materi kepramukaan yang sebelumnya telah dibimbing oleh pemateri dari Dewan Ambalan Asmiswara Sisma.

Pada Jumat, 1 Desember 2023, siswa-siswi telah berkumpul di SMA Negeri 7 Denpasar pukul 06.00 WITA untuk melaksanakan presensi sebelum keberangkatan menuju Bumi Perkemahan Wisma Nangun Kerthi. Setelah tiba di Bumi Perkemahan Wisma Nangun Kerthi, dilaksanakan presensi ulang sekaligus sidak dan pembagian tenda bagi siswa putra, sedangkan siswa putri akan menempati aula sebagai markas mereka. Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan Kemah Angkatan yang secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Anak Agung Mas Udayani, S.Pd, M.Pd. Selanjutnya, siswa-siswi melaksanakan kegiatan tracking. Kegiatan ini terdiri dari 4 pos, yakni pos 0 berupa merakit tandu, dengan ketentuan 3 kelompok tercepat akan dibentuk menjadi 1 pleton, sehingga secara keseluruhan terdiri dari 8 pleton; pos 1 berupa sandi; pos 2 berupa games; dan pos 3 berupa sandi kotak. Namun, akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung, kegiatan tracking dilaksanakan di sekitar Bumi Perkemahan Nangun Kerthi. “Padahal ingin mencoba tracking jauh, dulu kata kakak kelasnya seru,” ungkap salah seorang peserta. Setelah seluruh pleton berhasil melalui rintangan tracking, seluruh peserta bersiap untuk kegiatan apel penurunan bendera, yang akan dilanjutkan dengan malam api unggun dan pentas seni siswa.

Api unggun adalah sebuah momen kebersamaan di puncak kedinginan malam. Seluruh peserta membentuk lingkaran mengikuti upacara api suci detik-detik menyalanya api dan bersiap menampilkan pentas seni dari 8 kelompok. Upacara berjalan khidmat, peserta menyaksikan satu-persatu api Dasa Dharma menyala, roket rakitan tangan meluncur ke tumpukan kayu bakar, dan menyajikan pertunjukan kembang api sebagai puncak dari momen yang amat sakral. Sayangnya, hujan kembali membasahi wilayah Bumi Perkemahan Nangun Kerthi sehingga 6 dari 8 kelompok harus menampilkan pentas seni kelompok mereka esok paginya.

Pada Sabtu, 2 Desember 2023, kegiatan diawali dengan dilaksanakannya senam bersama ditengah dinginnya udara pagi dipandu oleh panitia Dewan Ambalan Asmiswara Sisma diikuti oleh seluruh peserta dan guru-guru SMA Negeri 7 Denpasar yang menjadi pendamping kegiatan kemah. Adapun senam yang dilakukan bersama adalah Senam Pramuka, Zumba, Senam Goyang Nasi Padang, Senam Fortune Cookie, dan Senam Kewer-Kewer. Setelah peserta istirahat untuk sarapan pagi, penampilan 6 kelompok pentas seni dilanjutkan. Kreativitas yang ditampilkan patut diapresiasi, terdapat penampilan koreografi kontemporer, drama pendek, tari-tarian, dan lain-lain. Salah satu kelompok menampilkan sebuah drama pendek bertemakan kebersamaan dibalut dengan alam. Dewi, anggota dari kelompok tersebut mengungkapkan, “Kita sudah mempersiapkan properti lampu yang cocok untuk malam hari, tapi sayangnya kita dapat tampil pagi hari ini, jadi rasanya sedih. Tapi hasilnya memuaskan karena kita bisa menampilkan drama selama 22 menit yang terbaik walaupun latihannya hanya seminggu.” Melalui wawancara bersama Dewi, diketahui betapa besar komitmen mereka untuk menampilkan pentas seni yang terbaik walau hanya mendapatkan waktu satu minggu untuk latihan.

Keseruan tidak berakhir begitu saja, karena masih ada kegiatan kebersamaan untuk menjunjung sportivitas, yaitu bermain games. Games yang dimainkan terdiri dari lomba lari kijang dimenangkan oleh kelas X6, lomba zig-zag balon dimenangkan oleh kelas X12, lomba tarik tambang dimenangkan oleh kelas X11, dan lomba estafet pingpong dimenangkan oleh kelas X9. Setelah melalui kegiatan hiburan, Kemah Angkatan ke-34 diakhiri dengan upacara penutupan sekaligus pengumuman pemenang nominasi Kemah Angkatan ke-34 yang terdiri dari:

  • Peserta Putra Terbaik, diraih oleh I.G.A.B. Vansavardhana Utamayaka (kelas X6);
  • Peserta Putri Terbaik, diraih oleh Anak Agung Ayu Radtri Kusuma Putri (kelas X4);
  • Kelompok Terbaik, diraih oleh Kelas X8;
  • Kelas Terbaik, diraih oleh Kelas X11.

Para pemenang nominasi mendapatkan apresiasi atas penghargaannya. Peserta Putra dan Putri Terbaik mendapatkan sertifikat dan selempang sesuai gelar mereka, dan kelompok kelas terbaik mendapatkan piala bergilir Kemah Angkatan. Vansa, Peserta Putra Terbaik Kemah Angkatan ke-34 dalam wawancaranya bersama Tim Jurnalis Programa7 menyampaikan bahwa dirinya tidak menyangka akan mendapatkan penghargaan karena sebelumnya tidak mengetahui adanya nominasi tersebut. “Saya sering menjawab-jawab soal dan pertanyaan dari kakak-kakaknya, dan dapat bertanya juga. Jadi, itu yang dinilai oleh kakak-kakaknya,” ungkap Vansa.

Dibalik serunya kegiatan Kemah Angkatan ke-34, tentunya ada panitia yang telah melakukan persiapan selama berbulan-bulan untuk mendukung kelancaran saat eksekusi di hari kemah berlangsung. Ida Ayu Made Intan Putri Paradita adalah anggota Dewan Ambalan Asmiswara  Sisma yang ditunjuk sebagai ketua panitia Kemah Angakatan ke-34. Ia mengungkapkan perasaan suka yang dialami bersama panitia lainnya, mulai dari saling kerja sama, saling tukar pikiran agar acara berjalan lancar, para peserta bisa bersenang-senang dan nyaman menjalani rangkaian kegiatannya. Dayu Intan pun mengakui momen paling berkesannya saat kegiatan kemahnya berlangsung, “Momen paling berkesan adalah saat api unggun, ada kembang api dan api Dasa Dharma.” I Wayan Ariastana, S.Pd, salah seorang guru yang menjadi pendamping kegiatan Kemah Angkatan ke-34, menyampaikan kesannya selama kegiatan berlangsung, “Saya bangga dan merasa bersemangat. Panitia sudah melakukan persiapan peralatan dan latihan selama berbulan-bulan, dan anak-anak kelas X pun tidak mengeluh, mereka tetap semangat walaupun kondisi cuaca dingin dan hujan.”

Melalui dua hari penuh aktivitas yang seru dan bermanfaat dalam kegiatan Kemah Angkatan ke-34 telah memberikan kesan yang dapat dikenang oleh peserta. Kesan penuh kenangan ini akan terus berlanjut dan meningkat seiring dilaksanakannya kegiatan Kemah Angkatan setiap tahun. Walaupun terdapat kegiatan yang harus beradaptasi karena kondisi cuaca yang tidak mendukung, semangat peserta untuk mengikuti kegiatan perkemahan sangat luar biasa. Ini telah membuktikan bahwa siswa-siswi SMA Negeri 7 Denpasar siap beradaptasi dalam segala kondisi ke depannya. (Galuh)

TAGS :